MATERI FAMILY ALTAR GEREJA BETHANY INDONESIA – YHS MINISTRIES :199/ MINGGU KE-5/I/2012
PROSES MENCAPAI IMPIAN
(Yosua 14:9-12)
PENDAHULUAN :
• Impian Kaleb digenapi saat berusia 85 tahun. Tuhan memakai Yosua menggenapi impian Kaleb untuk mendapatkan Hebron (Yosua 14:13). Tuhan bisa memakai siapa pun, sehingga impian terjadi. Usia muda/tua tidak menghalangi kita memiliki impian besar.
• Tuhan tidak pernah membuat impian kita menjadi nyata tanpa alami ”proses”. Tuhan menolong kita mencapai mimpi sesuai kehendak-Nya dan waktu-Nya. Impian itu menanti saatnya tiba (Habakuk 2:3). Kita bukanlah pengemis, tetapi orang yang percaya. Saat dalam proses mencapai mimpi, yang kita lakukan adalah bersyukur dan memuji-muji Tuhan.
Ucapkan: “Saya menantikan impian terjadi dengan memuji Tuhan”
I S I : Kesaksian alkitab tentang orang-orang yang menanti impiannya dengan memuji Tuhan, yaitu:
I. ABRAHAM (Roma 4:20)
• Tuhan berjanji kepada Abraham untuk memberikan keturunan, dan Ia meperlihatkan bintang-bintang di langit sebagai gambaran banyaknya keturunan Abraham (Roma 4:18). Abraham punya alasan untuk putus asa. Abraham tidak komplain (mengeluh), namun ia tetap percaya dan memuliakan Allah. Tuhan yang setia menepati janji-janjiNya (Ibrani 10:23).
• Ceritakan pengalaman Saudara tetap berharap kepada Tuhan.
Ucapkan: “Saya akan tetap berharap kepada Tuhan”
II. YOSUA (Yosua 6:20)
• Tuhan menyerahkan Yerikho kepada Yosua dan bangsa Israel. Mereka mengelillingi kota itu dengan Sangkakala dan Tabut Tuhan memimpin di depan mereka. Setelah 13 kali mengelilingi tembok kota itu (Yosua 6:12-15), pada hari yang ke tujuh mereka bersorak dan meniup sangkakala dengan nyaring, maka runtuhlah tembok itu. Yosua dan bangsa Israel telah merayakan kemenangan dengan sorak sorai sebelum Yerikho ditaklukan.
• Ceritakan pengalaman Saudara merayakan kemenangan-kemenangan setiap hari.
Ucapkan : “Saya merayakan kemenangan dengan sorak sorai”
III. DAUD (Mazmur 59:17)
• Begitu banyak musuh yang mengolok-olok, menghina dan hendak membunuh Daud (Mazmur 59:1-8). Namun yang dilakukan Daud adalah memuji-muji Tuhan. Ia menyanyikan kekuatan Tuhan pada waktu pagi, dan bersorak sorai untuk kasih setia-Nya bagaikan kota benteng yang melindunginya. Daud mengakui dan mengandalkan kekuatan Tuhan dengan memuji-muji Tuhan.
• Ceritakan pengalaman Saudara mengandalkan kekuatan Tuhan.
Ucapkan : ”Saya mau menyanyikan kekuatan Tuhan”
IV. ELIA (I Raja 18:41-42)
• Israel telah mengalami kekeringan selama 3,5 tahun. Sebelum hujan turun, Elia naik ke gunung Karmel untuk menyembah Tuhan. Ia menantikan tanda di langit. Ia percaya hujan akan segera turun. Elia 6 kali berdoa meskipun belum ada tanda, dan hanya mendapat laporan ”negatif” dari bujangnya. Namun ketika ada ”awan kecil sebesar telapak tangan”, Elia segera meresponinya dengan percaya (I Raja 18:44-45).
• Ceritakan pengalaman Saudara ketika menantikan tanda ”kecil” dari Tuhan.
Ucapkan : ”Saya mau meresponi tanda-tanda kecil dari Tuhan”
KESIMPULAN : Tuhan pasti menuntun kita mencapai impian sesuai kehendak-Nya dan waktu-Nya. Saat dalam proses mencapai mimpi, yang kita lakukan adalah bersyukur dan memuji-muji Tuhan, sebab ada kuasa Tuhan ketika kita bersorak sorai, memuji dan bersyukur kepada-Nya. Singing is Birth Procession – Nyanyian adalah sebuah proses kelahiran. Impian menjadi kenyataan.
Related posts:















