Eliezer Ministry

Eliezer mengundang semua yang masih single untuk bergabung di Eliezer Online .
Kami sungguh rindu dan senang untuk Anda bertemu dengan Yesus hari ini. Anda dapat mengalamiNya dengan sungguh nyata, sama seperti halnya kami bertemu denganNya di Your House Salvation Ministry. Dia telah hidup dan bangkit dan saat ini pun Anda mempunyai kesempatan untuk bertemu denganNya dan mulai menjalin hubungan indah dan berarti denganNya.

Pastor Yusak Hadisiswantoro


Arahkan cursor mouse pada Jadwal Siaran Langsung, untuk menampilkan layar LIVE STREAMING.
Pastikan Anda telah meng-install Flash Player. Jika belum ter-install, silahkan download dari http://www.adobe.com/



Prayer Request




Search

Kesaksian Alumni Selaras Print E-mail
Syalom, bersyukur kepada Tuhan Yesus karena dalam kuasa-Nya saya dapat melaksanakan tugas dan panggilan kudus. Saya rindu membagi kesaksian kepada saudara-saudara seiman, dan saya percaya, ini akan membangkitkan semangat dan sukacita saudara sekalian dalam melayani Dia, serta tetap mempunyai ‘mimpi’ yang besar sebagai sarana untuk mewujudkan kehendak-Nya di dalam pelayanan saudara-saudara."Ada waktunya kesempatan dari Tuhan Yesus datang dengan tiba-tiba, karena itu bersiaplah, berdoalah dan berjaga-jagalah". ImageIngatan saya kembali pada saat di mana Bapak Gembala, Pdt. Yusak Hadisiswantoro mengadakan tatap muka ‘empat mata’ dengan setiap mahasiswa SELARAS sebelum pengutusan, walaupun sudah ada yang diutus dan tidak sempat tatap muka dengan Bapak Gembala. Saat itu, ketika tiba giliran saya, beliau menanyakan apa yang menjadi visi saya. Tanpa malu-malu dan terbuka, saya menceritakan mimpi yang saya alami saat tidur malam. Saya bermimpi berada dalam pesawat yang penumpangnya kebanyakan orang asing. Saya sendiri tidak mengerti, apakah ini suatu visi atau cuma terbawa khayalan perasaan belaka karena obsesi yang terpendam lama sejak masa kuliah dulu. Saat duduk di bangku kuliah, saya memang bercita-cita ke luar negeri karena mengidolakan salah seorang musisi sekuler asal Los Angeles, dan sejak saat itu saya sering sesumbar berkata, ”America, I’m coming...!” Ketika masuk SELARAS dikatakan bahwa ada peluang untuk diutus ke sana bagi setiap mahasiswa SELARAS. Visi ke sana kembali melayang dalam benak saya, tapi saya sadari waktu itu, visi ke sana bukan perkara biasa, tetapi pelayanan demi kemuliaan nama-Nya. Setelah mengungkapkan ‘mimpi aneh’, itu masuklah saya ke dalam daftar pengutusan ke luar negeri. Saya sendiri heran, mengapa Bapak Gembala bersedia mendengar mimpi saya.

Singkat cerita, 2 hari sebelum tanggal pengutusan yaitu 16 Juli 2005, Ketua Pelaksana SELARAS, Bapak Sriyono mengumumkan saya tidak jadi ke luar negeri karena dianggap belum siap, baik secara mental maupun kelengkapan surat-surat jalan. Maka berangkatlah saya bersama salah seorang rekan yang bernama Deddy ke Jember. Saya bersama Deddy melayani di sebuah gereja di Jember, yaitu GBT Kristus Hidup. Dengan senang hati saya menerima pengutusan ke Jember, karena merasa belum siap untuk ke luar negeri.

Tuhan telah mengatur pelayanan saya di gereja tersebut. Tanpa terasa 2 tahun berlalu saya melayani di GBT Kristus Hidup, Jember. Selama pelayanan di Jember, Tuhan mengajar saya untuk:
  • Berperang dalam roh
  • Bersyafaat
  • Mengasihi dan mengampuni
  • Kerendahan hati dan penundukkan diri
Dan di gereja itu pula saya sering mengalami banyak lawatan dan pernyataan Tuhan untuk pelayanan saya ke depan. Saya merasa seperti halnya Yusuf yang berada dalam penjara. Dia mengalami kesendirian, kesepian, merasa ditinggalkan dan menderita. Tetapi di tempat yang sama dia mendapat lawatan dan pernyataan Tuhan yang luar biasa, serta karunia dan hikmat mengartikan mimpi .

Bapak Yusak Hadisiswantoro pernah mengatakan kepada saya bahwa Paulus pada awal pelayanannya mengalami 3 S, yaitu :
  • Solitude (Pengasingan dan kesendirian).
  • Suffering (Penderitaan).
  • Seasoning (Peracikan / diberi penyedap rasa supaya memberikan cita rasa yang mantap).
Beliau mengatakan bahwa saya di Jember berada pada level Seasoning. Akhirnya, sekarang ini saya mendapat kemurahan Tuhan untuk bisa pelayanan di Taiwan. Biarlah melalui kesaksian pelayanan saya ini bisa menjadi berkat bagi saudara sekalian. Ada waktunya kesempatan dari Tuhan Yesus datang dengan tiba-tiba, karena itu bersiaplah, berdoalah dan berjaga-jagalah (1 Korintus 2:9). Terpujilah nama Tuhan Yesus Kristus!

Pdp. Max Victory 
 
< Prev   Next >