Eliezer Ministry

Eliezer mengundang semua yang masih single untuk bergabung di Eliezer Online .
Kami sungguh rindu dan senang untuk Anda bertemu dengan Yesus hari ini. Anda dapat mengalamiNya dengan sungguh nyata, sama seperti halnya kami bertemu denganNya di Your House Salvation Ministry. Dia telah hidup dan bangkit dan saat ini pun Anda mempunyai kesempatan untuk bertemu denganNya dan mulai menjalin hubungan indah dan berarti denganNya.

Pastor Yusak Hadisiswantoro








Prayer Request


Search

Berita
Natal Yang Sederhana, Mungkinkah?
Bulan Desember memang identik dengan Natal. Dan biasanya di bulan ini, akan muncul banyak hal-hal istimewa khas Natal, seperti pohon Natal, lampu Natal, kue Natal, kartu Natal, dsb. Pesta-pesta pun mulai digelar. Ibadah pun demikian. Bahkan biasanya lebih meriahdibanding bulan-bulan lainnya. Mengapa? Ya, iyalah, kan Natal. Namun sesungguhnya jika kita membaca kembali Firman Tuhan, apakah sesungguhya makna merayakan Natal? Dan haruskah kita merayakannya dalam gemerlap suasana dan situasi yang menghabiskan banyak uang?
 
Tidak Ada Tempat Bagi-Nya
Tidak ada tempat bagi-Nya? Lukas 2:6-7 mencatat paradoks yang pahit tersebut. Seperti seluruh bagian kekaisaran Roma lainnya, Betlehem sedang disibukkan dengan sensus yang dimaklumatkan oleh Kaisar Agustus. Orang-orang yang berasal dari kota roti itupun berdatangan dari berbagai penjuru untuk didaftarkan. Kamar-kamar hotel, tanpa perlu promosi ataupun perang diskon, sudah sold out, laris manis. Orang-orang sibuk dengan kepentingannya masing-masing, ingin cepat-cepat merampungkan urusan cacah jiwa tersebut. Tidak ada yang peduli dengan wanita muda yang tengah hamil tua dan diiringi tunangannya yang tampak bersahaja itu. Para pemilik hotel juga tidak tergerak hatinya. Dan dokter Lukas pun mencatat, “Ketika mereka di situ tibalah waktu bagi Maria untuk melahirkan, dan ia melahirkan seorang anak- laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.”
 
Kepekaan Perspektif Perempuan Sunem
Bulan lalu kita menyimak keramahan perempuan Sunem. Kali ini kita akan menyoroti kepekaan perspektif dalam mengenali karakter sejati seseorang.
 
Tips N Tricks For Christmas
Natal tiba kembali. Persiapan apa yang sudah kita lakukan ada apa yang belum sempat kita kerjakan? Jika anda jenuh dengan acara-acara Natal yang ‘itu-itu’ saja, izinkan saya memberikan beberapa tips untuk merayakan Natal yang lebih bermakna.
 
Mendengar Suara Tuhan
ImageKita seringkali menginginkan jawaban Tuhan bak petir yang menggelegar di udara dan sekaligus meneriakkan jawaban dari-Nya. Tetapi Allah sering diam, kadang Dia bicara dengan lembut, bahkan berbisik. Hanya dengan satu alasan: agar Anda mau menghampiri takhta kemuliaanNya dan lebih dekat kepada-Nya. Setelah Anda berada di dekat-Nya, Anda baru bisa mendengar jawaban Tuhan dengan jelas.
 
Wortel, Telur, dan Biji Kopi
ImageSeorang anak mengeluh pada ayahnya tentang hidupnya yang sulit. Ia tidak tahu lagi harus berbuat apa dan ingin menyerah saja. Ia lelah berjuang. Setiap saat satu persoalan terpecahkan, persoalan yang lain muncul. Ayahnya, seorang juru masak, tersenyum dan membawa anak perempuannya ke dapur. Ia lalu mengambil tiga buah panci, mengisinya masing-masing dengan air dan meletakkannya pada kompor yang menyala.
 
Ternyata Tuhan Suka Bercanda
Sosok Didik Nini Thowok adalah sosok yang lekat dengan tarian humoris. Membawakan karakter perempuan dan gerak-gerak tarian yang "diplesetkan". Didik selalu berhasil membuat penontonnya tertawa terpingkal-pingkal. Setelah puluhan tahun belajar seni tari dari berbagai daerah, antara lain Jawa, Sunda, Bali, dan Jepang, kini Didik berhasil memadukan semua gaya itu menjadi tarian dengan gayanya sendiri yang khas dan humoris. Dengan kemampuannya itu Didik meraih sukses sebagai penari yang melintas batas budaya dan negara.
 
Jawaban Sebuah Doa
Dalam suatu pendakian, Brenda Foltz menarik tali terlalu keras sehingga mengenai matanya, dan lensa kontaknya terlepas. Dari tempat berpijaknya yang berbahaya, dengan panik dia berusaha mencari lensa kecil yang transparan seperti tetesan air itu. Brenda sadar, sia-sia dia berusaha mencarinya dengan keterbatasan geraknya saat itu. Dia berusaha mencari sebisanya sambil berdoa dengan hati yang gundah. Akhirnya dia melanjutkan pendakian dengan satu-satunya pengharapan dalam hati, yakni bahwa lensa kontak itu masih ada di dalam matanya, terselip di sudut mata atau di bawah kelopak matanya. Setelah mencapai puncak, ia meminta temannya untuk memeriksa matanya. Ternyata tidak ada. Pupus sudah harapannya. Brenda sangat kecewa dan cemas karena tidak menemukan lensa itu.
 
Tuhan Aku Meminta Engkau Hadir, Mengapa Justru Malapetakan Yang Kau Berikan
Setiap hari minggu aku datang ke Gereja lebih awal sekedar untuk meluapkan pengharapanku akan janji Tuhan, aku memandang Sakramen Maha kudus, dan aku berkata "Mampir Tuhan, mampirlah sebentar dalam keluargaku". Aku ingat kembali betapa Tuhan menunjukkan perbuatannya yang begitu ajaib dalam pelayananku, aku melihat begitu banyak mujizat yang Tuhan lakukan untuk orang lain, namun ketika aku melihat keluargaku yang berantakan aku tersadar dari lamunanku, dan tanpa sadar hatiku menangis sedih. "Aku ingin memeluk-Mu Tuhan supaya Engkau tahu isi hatiku, aku ingin Engkau mampir dalam keluargaku"
 
Hati Allah Yang Hancur
Satu-satunya cara saya dapat menjadi kawan laki-laki itu dalam perjalanan dari Oslo ke Amsterdam ialah dengan menjadi kasih Allah baginya. Saya tidak berusaha untuk memberi jawaban yang sempurna. Saya hanya membiarkannya marah lalu menawarkan minyak belas kasihan bagi luka-lukanya. Ia ingin percaya kepada Allah, tetapi jauh didalam hatinya, rasa keadilannya telah diperkosa.
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 10 of 27