Partner Rohani – 31 Agustus 2013

wfPR130831

FRUSTRASI adalah langkah awal menuju perbaikan jika digunakan
secara benar untuk memacu langkah ke depan

1 Timotius 4:15
Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya
supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang.
___________________________________________________________

FRUSTRATION is  initial step striving for
improvement if it is used correctly
to spur  on steps moving forward.

1 Timothy 4:15
(KJV)  Meditate upon these things; give thyself wholly to them;
that thy profiting may appear to all.

saudara bisa mendapatkan partner rohani lainnya di  http://www.yhs.net/pelayanan/partner-rohani/

5 Makanan Ini Terlihat Sehat, Padahal Sebaiknya Dihindari

health-130829-5-Makanan-Ini-Terlihat-Sehat-Padahal-Sebaiknya-Dihindari

Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk tetap sehat, salah satunya adalah memilih makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi. Namun Anda patut hati-hati, 5 makanan ini seringkali dikira sebagai makanan yang aman dikonsumsi, padahal sebaiknya dihindari.

Menurut Dr Shikha Sharma, seorang praktisi kesehatan dari Delhi, berikut contoh makanan tersebut dan penggantinya, seperti dilansir Times of India,

 

1. Roti cokelat
Setelah banyak dikabarkan bahwa roti putih tidak baik untuk kesehatan karena terbuat dari tepung terigu dan dapat menyebabkan obesitas, kolesterol tinggi serta diabetes, sehingga konsumsinya dialihkan pada roti cokelat. Padahal roti cokelat tak lebih sehat dari roti putih biasa karena menggunakan bahan kimia. Konsumsi roti berwarna cokelat terlalu sering sebagai menu sarapan diklaim tak sehat, terlebih jika Anda jarang berolahraga.
Ganti dengan: Bubur
Dr Sharma menyarankan Anda untuk lebih memilih semangkuk bubur dengan tambahan beberapa sayuran. Ini merupakan pilihan menu sarapan yang sehat.

 

2. Sereal sarapan
Tidak semua sereal sarapan yang dijual di pasaran rendah kalori. Oleh sebab itu ada baiknya ketika membeli sereal sarapan Anda memeriksa kadar gula, pewarna buatan, garam, serat dan kandungan lemak yang terdapat di dalamnya.
Ganti dengan: Oatmeal
Semangkuk oatmeal atau gandum di pagi hari sangat baik untuk mereka yang memiliki kolesterol tinggi dan diabetes, yang penting Anda tidak menambahkan gula tambahan di dalamnya. Kandungan serat yang tinggi dalam gandum menyeimbangkan gula darah dan mengurangi risiko seseorang mengalami depresi.

 

3. Yoghurt atau susu dengan aneka rasa
Saat ini sudah banyak dijual produk yoghurt atau susu dengan aneka macam warna dan rasa. Meskipun tampak sehat, namun sebaiknya Anda memilih produk yang tanpa rasa atau plain. Semua produk yang sudah memiliki rasa atau warna lain sudah dipastikan mengandung bahan kimia tambahan.
Ganti dengan: Yoghurt tanpa rasa atau buah-buahan asli
Yoghurt tanpa rasa atau plain merupakan pilihan terbaik bagi Anda yang menyukai olahan susu yang satu ini namun ingin tetap sehat.

 

4. Nasi putih
Nasi putih sebaiknya dihindari oleh mereka yang sensitif terhadap karbohidrat. Selain itu, faktanya konsumsi nasi putih juga membuat Anda lebih sering lapar karena membutuhkan sedikit waktu untuk memecah dan mencernanya.
Ganti dengan: Nasi merah
Jika nasi merupakan makanan yang Anda rasa wajib dikonsumsi, maka sebaiknya Anda beralih pada nasi merah. Nasi dari beras merah biasanya tidak sehalus nasi putih dan lebih mempertahankan beberapa nutrisi. Selain itu, diperlukan waktu lebih lama untuk mencerna nasi merah dan mengantarkan glukosa ke dalam aliran darah sehingga tekanan darah Anda tidak akan terpengaruh.

 

5. Camilan sereal renyah
Camilan sereal renyah (crispy cereal bars) yang banyak dijual di pasaran selama ini dikatakan sebagai pilihan camilan yang sehat dan memenuhi ‘keinginan’ kita akan makanan manis. Namun faktanya makanan ini tetap mengandung gula. Anda masih diperbolehkan mengonsumsi camilan ini selama tidak terlalu sering dan hanya sesekali.

Ganti dengan: Buah-buahan kering
Keinginan untuk mengonsumsi makanan manis atau sugar craving dapat diatasi dengan mengonsumsi buah-buahan kering seperti kurma, kismis, aprikot kering dan buah-buahan kering lainnya.

Ajeng Annastasia Kinanti – detikHealth