Renungan : Sekali Saja Yesus Mati Untuk Kita

Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 5-7

ren-130730-Renungan-Sekali-Saja-Yesus-Mati-Untuk-Kita
Salah satu pewahyuan paling mendalam dari Injil adalah ” namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Gal 2:20). Watchman Nee menyebut ini Injil bagi umat Kristen: “Apa yang anda benci dari dirimu, sudahtergantung di kayu Salib Kristus.”

Jika orang percaya bisa menangkap kebenaran “saya SUDAH mati”, maka setengah dari program gereja kita dipastikan berakhir. Kita akan berhenti berusaha mereformasi manusia lama karena manusia lama sudah mati. Dia tidak lagi hidup! Alih-alih fokus mengurusi daging atau meningkatkan kehidupan kita, kita akan bebas untuk pergi memberitahu tetangga tentang Dia yang telah memberikan hidupNya bagi mereka. Ahli-ahli berdoa untuk kebangunan rohani, kita malahan menjalani kebangunan rohani itu sendiri!

Dan jika kita semua melakukan itu, siapa yang akan tahu apa yang mungkin terjadi. *imagine!*

Sayangnya, karena kebanyakan orang Kristen tidak tahu bahwa mereka sudah mati, mereka terus berusaha menyalibkan dan mematikan apa yang sebenarnya sudah mati.  Yesus mati sekali untuk semua tetapi orang agama Kristen memilih mati setiap hari. Alih-alih memperhitungkan sendiri telah mati bagi dosa, mereka mencoba melawan dosa di dalamnya dan itu adalah usaha sia-sia. Apakah Anda mematikan daging, mencambuk daging anda dengan ritual agamawi atau berjalan dalam daging., semuanya ini tidak ada untungnya!
Jika Anda ingin orang-orang Kristen terus tidak efektif dalam kesaksian mereka, ada dua kebohongan yang bisa anda beritakan:

(1) Buat mereka percaya bahwa mereka tidak mati dengan Kristus, atau

(2) Buat mereka percaya bahwa setiap orang telah mati – entahkah orang percaya atau tidak percaya.

Lima puluh tahun yang lalu, dalam masa Watchman Nee, kebohongan pertama sangat menonjol.Tapi lihatlah diskusi di Media-Social hari ini dan Anda akan melihat topic yang kedua lebih sering dibahas: Semua manusia mati dengan Kristus. Seisi dunia telah dibangkitkan bersama dengan Kristus. Tidak semua orang tahu itu, tapi semua manusia sekarang dalam Kristus. Ini adalah pesan pembunuhan iman yang tidak melakukan apapun untuk menarik orang kafir ke dalam suatu hubungan dengan Pencipta Kehidupan. Ini memadamkan kebakaran dimana Allah telah menyala dalam jiwa yang gelisah dengan memberitakan kedamaian palsu dan mengolok-olok pertobatan sebagai pekerjaan kotor. Ini adalah pesan yang sangat menggoda dan konyol serta mengubah hal-hal esensi dalam kematianNya.

Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. (2Kor 5:14-15)
For the love of Christ compels us, because we judge thus: that if One died for all, then all died; and He died for all, that those who live should live no longer for themselves, but for Him who died for them and rose again. (2 Cor 5:14-15, NKJV)

Sudahkah saudara percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi yang mengampuni dosa-dosa saudara?

new creation