PUT ACTION BEHIND YOUR FAITH

Yang dicari oleh Yesus sebelum Dia menyembuhkan seseorang, adalah IMAN.  Asal percaya saja maka mujizat dinyatakan kepada orang tersebut. Dalam Yohanes 5:14 menjadi peringatan, jika sudah menerima kesembuhan janganlah ia berbuat dosa lagi. Yesus mengetahui bahwa orang ini sebelumnya berdosa / tidak baik hidupnya. Banyak orang Kristen agamawi yang berpikir bahwa seseorang harus menjadi baik dan benar dulu barulah dirinya akan menerima kesembuhan. Jika kesembuhan itu berdasarkan kebaikan manusia, maka kita tidak memenuhi syarat untuk menerima kesembuhan itu. Orang yang sakit itu disembuhkan bukan karena ia baik, tetapi karena kasih karunia Tuhan. Setelah ia disembuhkan dan menerima kasih karunia, Yesus berkata, “Go and Sin No More” – Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi. Continue reading “PUT ACTION BEHIND YOUR FAITH”

HUKUM TAURAT


Apakah yang dikatakan Alkitab tentang pelayanan hukum Taurat? Ddalam 2 Korintus 3:1-9 disebutkan bahwa Hukum Taurat adalah pelayanan yang memimpin kepada kematian dan memimpin kepada penghukuman, tetapi pelayanan kasih karunia memimpin kepada kehidupan (lebih lanjut bacalah Galatia pasal 1-6). Hukum Taurat “menuntut” kebenaran dari manusia berdosa, tetapi kasih karunia “memberi” kebenaran kepada manusia berdosa. Hukum Taurat itu menuntut kesempurnaan, tetapi tidak ada satu orang pun yang sanggup melakukannya.

Hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus (Yohanes 1:17). Continue reading “HUKUM TAURAT”

PERJAMUAN KUDUS


Ada dua berkat terbesar yang manusia dapatkan ketika mereka percaya Yesus, yaitu :

(1) selamat dari neraka dan

(2) memiliki tubuh yang sehat.

 

Kedua hal ini merupakan kekayaan terbesar manusia. Dalam I Korintus 11:29-30 dan Yohanes 6:53-56 kita menemukan kebenaran bahwa Perjamuan Kudus itu begitu penting. Banyak orang mengikuti perjamuan “tanpa mengakui” tubuh Tuhan sehingga banyak di antara mereka menjadi lemah dan sakit bahkan tidak sedikit  yang meninggal. Jadi kita harus mengakui kebenaran ini. The Truth is  parallel. Kalau tidak mengakui menjadi sakit dan lemah; tetapi sebaliknya jika kita mengakui itu tubuh Tuhan maka kita menjadi sehat dan kuat. Continue reading “PERJAMUAN KUDUS”

SUKSES YUSUF

Yusuf adalah seorang yang sukses, ini bukan kata dia sendiri tetapi kata Tuhan dan orang-orang yang ada di sekitarnya ( Kejadian 39:1-20. Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang sukses, selalu berhasil dalam pekerjaannya. Sukses yang dialami Yusuf itu karena penyertaan Tuhan. Ada perbedaan pengertian sukses di dalam Tuhan dan sukses menurut dunia.

Sukses menurut Tuhan itu bukan dinilai dari “apa” yang kita punyai, tetapi “siapa” yang kita punyai.

Bukan karena apa yang kita miliki tetapi karena Tuhan yang menyertai.

Kita memiliki Tuhan Yesus. Dalam Matius 1:22 nama Yesus bukan hanya Yesus saja tetapi IMANUEL, yang berarti Tuhan besertamu (dalam teks Ibrani berarti sukses).

Continue reading “SUKSES YUSUF”

ANDALKANLAH YESUS

Tuhan ingin kita fokus memandang kepada Yesus karena Dialah keselamatan kita, tetapi Iblis ingin kita memandang kepada diri sendiri dan upaya diri sendiri. Petrus berjalan di atas air karena ia memandang kepada Yesus, namun ketika ia memandang kepada diri sendiri, angin dan badai, maka ia tenggelam. Ketika kita memandang kepada Tuhan kita tidak akan “tenggelam”. Paulus berkata, “Tidak ada yang aku banggakan selain daripada salib Kristus”. Lebih daripada andalkan diri sendiri, kita harus andalkan Yesus.

Continue reading “ANDALKANLAH YESUS”

KASIH KARUNIA TUHAN

Kepercayaan pada umumnya di luar Kristus, perbuatan baik mempengaruhi seseorang masuk dalam Sorga atau tidak. Jika ditimbang, perbuatan baiknya lebih berat dari perbuatan jahatnya, maka di Sorga-lah tempatnya. Sebaliknya, jika perbuatan jahat lebih berat dari perbuatan baiknya, maka neraka-lah tempatnya. Jika kita mengikuti kepercayaan pada umumnya di luar Kristus, berarti bahwa keselamatan adalah hasil usaha kita.

Continue reading “KASIH KARUNIA TUHAN”

Menemukan Potensi

Di dalam diri kita ada potensi yang besar. Ada tiga contoh dalam alkitab orang-orang yang memiliki potensi besar. Yeremia orang yang masih muda tetapi Tuhan berkata kepadanya bahwa dalam dirinya ada potensi “nabi”. Abraham yang telah menjadi tua tetapi di dalam dirinya ada potensi sebagai “Bapak banyak bangsa”.

Daud yang walaupun seorang pemuda yang sederhana tetapi di dalam dirinya ada potensi “raja”. Bagaimana mereka bisa menemukan potensi besar tersebut? Yeremia menemukan potensinya melalui firman yang didengarnya dari Tuhan. Abraham menemukannya melalui mimpi / pengelihatan. Tuhan memperlihatkan bintang di langit dan pasir di laut yang begitu banyak dan tidak terhitung jumlahnya, demikianlah nanti keturunannya. Daud menemukan potensinya melalui pengurapan ketika ia diurapi minyak melalui tabung tanduk oleh Samuel.

Bagaimana menemukan potensi besar itu muncul di dalam diri kita? Melalui ajaran Yesus kita menemukan empat cara yaitu :

1. Intim

Kita harus melekat kepada Tuhan yang penuh kuasa seperti ranting yang harus melekat pada Pokok-nya (Wahyu 19 : 6). Ranting memang yang menghasilkan buah, tetapi ranting tidak dapat berkata bahwa dia tidak perlu nempel pada Pokok. Kalau ranting yang berbuah tidak nempel pada Pokok maka buah itu akan gugur. Contoh lain dalam Lukas 6 : 19 mengisahkan seorang wanita yang sudah 12 tahun menderita pendarahan. Ketika wanita tersebut mendekat dan menjamah jubah Yesus maka ada kuasa yang keluar dari dalam diriNya sehingga wanita tersebut disembuhkan.

2. Mengasihi Tuhan

Dalam Yohanes 14 : 21 dituliskan, “Barangsiapa memegang perintahKu dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh BapaKu dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKu kepadanya”. Kepada orang yang mengasihi Tuhan, maka Ia akan menyatakan diriNya / potensiNya. Dengan kata lain potensi Tuhan akan dinyatakan kepada orang yang memegang dan melakukan perintahNya.

Kita dituntut bukan hanya menyanyikan lagu pujian “Sungguh Kucinta Yesus”, suka membaca firman dan mendengar firman serta tahu banyak tentang firman Tuhan, setia datang beribadah saja, tetapi kita harus menjadi orang Kristen yang mencapai standar mengasihi Tuhan, yaitu mendengar dan melakukan firman. Alkitab menyatakan dalam 1 Kor 2 : 9, potensi ini akan keluar dari mereka yang mengasihi Tuhan, yang memegang dan melakukan firman Tuhan.

3. Percaya

Yesus mengajarkan agar kita percaya kepadaNya (Yoh 14 : 12). Orang yang percaya kepada Yesus akan melakukan pekerjaan – pekerjaan yang besar, bahkan lebih besar dari apa yang pernah Yesus lakukan.

4. Penuh roh Kudus

Yesus berkata, “Kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu” (Kis 1 : 6). Seseorang yang dipenuhi Roh Kudus akan punya kuasa yang besar (dunamis, dinamit) dan hidupnya menjadi dinamik (ada perubahan ke arah positif dan memiliki ide – ide yang baru). Seorang yang dipenuhi Roh Kudus bukan menjadi orang yang aneh, akan tetapi yang benar adalah ia akan penuh dengan energi dengan ide – ide yang brilliant, sehingga terjadi perubahan ke arah yang positif dalam hidupnya. Ketika potensi besar itu muncul atau keluar dari hidup kita, maka sukacita Tuhan akan dinyatakan.

Di dalam Mzm 100 : 1 – 5, ada empat hal penting agar kita bisa mendapatkan kesenangan yang ajaib, yaitu :

1. Praise Him – jangan lupa untuk memuji Tuhan (ayat 1).
2. Serve Him – jangan lupa melayani Tuhan (ayat 2).
3. Dependence – jangan lupa bergantung kepada Tuhan (ayat 3).
4. Give Thanks – bersyukur (ayat 4).

Hasilnya adalah kebaikan Tuhan akan dinyatakan seumur hidupmu dan kesenangan Tuhan diberikan (ayat 5).